Rabu, 23 Maret 2011

It's Coming

dalam satu waktu, saya pernah berpikir kalau hidup ini cukup sempurna. Saya nggak bilang sempurna karena tentunya masih ada kekurangan di sana-sini. Tapi cukup. Bahkan cenderung biasa, tapi tidak terlalu membosankan. Datar, hampir tidak ada kesan. Kita semua berharap ada kebahagiaan di dalamnya kan? Bukan sekedar hal yang membosankan. Tapi bosan lebih baik daripada masalah. Beberapa orang berpikir begitu. Masalah jadi sedikit menakutkan ketika datang. Kenapa ya? Saya sering merenung, ketika sedang menikmati kesan indah yang diberikan tuhan dalam hidup. Semua ini pasti sementara. Looks perfect but who knows, one day there will coming a storm in your life. The storm's name is problem. Kita sering bertanya-tanya soal ini, tapi sering tidak siap ketika pada akhirnya datang. Sesederhana apa pun itu. Saya masih bertanya sampai saya tulis blog ini.

Sabtu, 26 Februari 2011

THE HAPPIEST PART OF LIFE

Have you ever got it? The happiest part of your life. Although just once along your life. Sometimes, we feel at one moment we had the best part of our life's episodes. But in some moments, we felt that we never feel happy whole life. I wonder, when will I got this best part? When I feel so happy, the happiness that change my whole life. I never, or maybe don't get it yet. I wonder, what Allah wants me to do? Because I spend almost everyday wondering about my destination, my jobs, my life, my future. Everything. It's like, I walk into the circle. I called it circle, because I can't find the answer. It's like never ending worries. I wonder, when will all my questions answered? When I wouldn't wondering again? When I'm walking for work or home, I did asking. I thought it will end when I tried to go, but nope. It just happen again.

Kamis, 24 Februari 2011

Aku akhir-akhir ini bertany-tanya. Apakah keputusanku untuk mengalah dan menunggu kesempatan yang lain untuk keluar dari sini itu tepat? Karena beberapa hari ini selalu aku isi dengan kemurungan yang aku sendiri bingung apa maksudnya. Aku sendiri gelisah, seperti orang kebingungan. Aku menyebutnya dengan berjalan dalam lingkaran. Tapi sejujurnya, aku sendiri bingung apa yang aku khawatirkan, apa yang membuatku gelisah? Semua itu belum terjawab. Aku pikir, apakah aku sudah berbuat suatu kesalahan yang amat besar? Mungkin. Di satu sisi, aku sering menyesal meninggalkan ibuku. Dari mulai puber sampai sekarang, aku belum pernah tinggal di rumah dan melakukan kegiatan ibu dan anak bersamanya. Seandainya boleh, ingin kembali ke masa lalu dan menunda apa yang seharusnya aku tunda. Tapi aku rasa nggak mungkin. Dan di satu sisi, aku sayng untuk meninggalkan dunia radio. I fell in love with my job. But to move, it's so difficult.

Jumat, 04 Februari 2011

dilemma

do you ever felt it? even just once in your life? I did it now. It's kind of a feeling that makes you difficult to making decision. I just have a decision to the next plan. I mean, it's kind of the things that I want to change. I thought it's just perfect. But no, it doesn't. Perfection doesn't come so easy. It never happen like we want. I got so many tears after all. Many. Maybe, one liter ore more. I don't know. It's just a hurt moment. Becoming someone that have no choices and have an ordinary thing it doesn't make proud of. In just a moment, I feel so underestimated, guilty, alone, and hopeless. And yeah, helpless. What can I do next? I'm in a big dilemma. If I stay, some people will disappointed. But if I keep on, yeah, some people will disappointed and angry. What will you do if you were me? My eyes gone sore. Nobody motivated me here. I feel alone. People I called supporters are far away from me. There's no final decision yet. I'm just afraid. I'm afraid to make another people angry or disappointed. To give in? I think it's not a good idea too. Maybe because it's all about my fault too. I always forgetting Allah when happy, and just remember Him when I confused. I seldom ask for His helps, because there's a little incertitude in my heart. Can I pass it? Without hurt?

Rabu, 19 Januari 2011

Hujan

Hari ini Kota Jombang hujan. Hujan. mengingatkan saya akan banyak hal. Yang indah dan membahagiakan dan juga menyedihkan. Sering saya bayangin saya lagi jalan-jalan di luar dengan payung di tangan saya. Kalau dulu saya hobi bayangin, kalau saya main air hujan. Yah, bayangan dan imajinasi kita sering berubah seiring berjalannya waktu. Tapi ngomong-ngomong soal kenangan di waktu hujan. Jujur saja, sebagian besar saya sudah lupa. Tapi kenapa ya, menatap tetesan air hujan itu menimbulkan nostalgia tersendiri? Hanya saja, sudah dua tahun ini -oke, hampir dua tahun ini- saya sudah tidak pernah mensyukuri fenomena alam yang satu ini. Sulit rasanya sekarang menikmati hujan ditengah tuntutan pekerjaan yang mengejar-ngejar kita. Tapi karena sekarang jadwal saya sudah agak longgar, rasanya sah-sah saja jika saya sesekali mengamati sekitar saya. Hujan itu banyak bicara. Sayangnya saya tidak bisa menangkap apa yang mereka katakan. padahal saya ingin juga berbicara dengan mereka.

Sabtu, 08 Januari 2011

TAKUT

Setiap orang pasti punya ketakutan-ketakutan yang disadari atau tidak, selalu mengikuti perjalanan hidup mereka. Dulu sewaktu kita masih kecil, kita sering takut pada hal-hal yang menurut kita 'besar'. Petir, banjir, hantu, jagoan sekolah, kemarahan orang tua, hukuman. Namun ketika remaja ketakutan itu berubah menjadi kepada hal-hal yang ada pada diri kita. Takut tidak cantik, takut tersaingi, takut ditolak... :) iya kan? Seiring kita meninggalakn dunia itu, kita digiring menuju ketakutan-ketakutan berikutnya. Saat kita mulai menapaki dunia kedewasaan. Saat tanggung jawab mulai dibebankan ke pundak kita. Pada saat inilah, ketakutan kita yang dulu seakan-akan berkumpul di sekitar kita. Membuat beban di pundak kita makin berat. Saat itulah kita memiliki dua pilihan. Meninggalkannya dan lari atau menghadapinya? Kalau kita meninggalkan semua ketakutan itu, justru dia yang akan mengejar kita. Bahkan, bukan tidak mungkin akan mengikuti sampai kita tiada. api jika kita harus mengadapinya, apakah kita memilki kekuatan untuk menghadapi semua ketakutan itu?Jika itu (kekuatan) ada, dari mana kita mendapatkannya? Sekali lagi, hidup ini adalah kuis, permainan, game, apa pun sebutannya.Tapi satu persamaan, semua menyodorkan pilihan. Mana pilihan yang terbaik untuk kita? Jika kita telah memilih, apakah kita sanggup untuk terus setia dan menjaga pilihan kita bahkan mengorbankan nyawa kita untuknya? Hidup ini adalah sekolah, banyak masalah yang harus diselesaikan, banyak pertanyaan yang harus dijawab, banyak ketakutan yang harus dihadapi. Apa yang kita punya untuk itu semua? Jawabannya ada dalam hati kita masing-masing.

Kamis, 06 Januari 2011

DECISION

You know, making decision is the hardest thing to do. Banyak yang harus dipertimbangkan ketika kita jadi mengambil keputusan itu. Pikirkan, yang lebih utama, dampak dari keptusan kita, persiapan kita, rencana kita dan hal-hal lain sampai yang paling remeh sekalipun. Itulah sebabnya sebuah peraturan tidak bisa asal dibuat. Harus ada pertimbangan-pertimbangan yang tidak boleh merugikan siapa pun. Terutama yang berhubungan langsung dengan kita.
Belajar membuat keputusan aku lakukan kali pertama saat bekerja di sini. Two years ago. Honestly, that day was really confused for me. Making decison it's something I never done before. And when the condition made me to do that, I've to learn to make it. And now, ketika keadaan itu terulang lagi tapi dengan situasi yang berbeda, aku harus mengulang lagi untuk membuat keputusan yang tentunya harus kupikirkan masak-masak kembali. So, it surprised when happen :)
Dalam hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit bahkan sangat sulit untuk kita jalani. Kita mungkin berpikir, bisakah kita melewatinya? Bisakah kita menjadi bagian dari itu? Bagaimana kalau gagal? Bagaimana kalu begini? Bagaimana kalau begitu? dan banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya. Tapi jika belum-belum kita sudah ragu, maka sampai kapan pun kita tetap akan ragu dan sulit untuk melakukan hal-hal lainnya. Jika masih sempat, yakinlah akan apa yang akan kita lalui. Aku memang bukan ahlinya dalam memberi motivasi atau berbagi pengalaman, tapi setidaknya dengan begini aku tahu apa yang harus aku hadapi dan sebesar apa nyaliku untuk melaluinya.